Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) dari PAUD Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan pelatihan “Pengembangan Case-Based Worksheet untuk guru-guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Gugus 5, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan”. Pelatihan ini diadakan selama empat pertemuan, dimulai tanggal 18 mei sampai pertengahan Juni dengan agenda pendalaman materi, workshop, praktik di lapangan dan review. 

Kegiatan ini dihadiri oleh 47 guru dari berbagai TK di Gugus 5 Kecamatan Pandaan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para guru dalam menyusun worksheet berbasis kasus yang sesuai dengan perkembangan anak usia 5-6 tahun. Metode case-based ini diharapkan dapat merangsang kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak-anak, serta meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam proses pembelajaran. Selanjutnya worksheet hasil karya kolaboratif guru akan digitalisasi sehingga dapat digunakan dan diedit setiap saat dengan cara mudah disesuaikan dengan kondisi perkembangan anak.

Drs. I Wayan Sutama, M.Pd ketua tim Abdimas dari PAUD UM, menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis kasus sangat relevan dalam pendidikan anak usia dini. “Melalui pendekatan ini, anak-anak dapat belajar memecahkan masalah sederhana yang disesuaikan dengan dunia mereka sehari-hari. Ini akan membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan berpikir analitis dan kreatif sejak dini,” ujar Drs. I Wayan Sutama, M.Pd

Para peserta pelatihan mendapatkan materi tentang prinsip-prinsip dasar pembelajaran berbasis kasus, cara menyusun worksheet yang menarik dan edukatif, serta teknik-teknik untuk mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Selain itu, para guru juga diajak untuk berpartisipasi dalam sesi praktik, di mana mereka membuat contoh-contoh worksheet dan mendiskusikannya dengan fasilitator dari tim Abdimas.

Salah satu peserta, Ibu Siti Nurhayati, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pengajaran di TK. “Kami mendapatkan banyak ilmu baru yang bisa langsung kami terapkan di kelas. Anak-anak pasti akan lebih tertarik dan semangat belajar dengan worksheet yang kami buat sendiri berdasarkan materi pelatihan ini,” ungkapnya dengan antusias.

Di akhir kegiatan, para peserta menerima sertifikat sebagai tanda telah mengikuti pelatihan ini dengan baik. Tim Abdimas PAUD UM berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari perubahan positif dalam metode pengajaran di TK Gugus 5 Kecamatan Pandaan, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Pasuruan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan bahwa TK Gugus 5 Kecamatan Pandaan akan mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang lebih inovatif dan menyenangkan bagi anak-anak, sehingga mampu mencetak generasi penerus yang cerdas dan kreatif sejak dini.

Pewarta : Rosyidatun Nafi’ah

Editor: Humas Departemen PAUD