Malang – Departemen PAUD Universitas Negeri Malang terus berinovasi dalam metode pembelajaran demi menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif bagi mahasiswa. Salah satu langkah inovatif tersebut diterapkan oleh Ibu Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas, M.Pd, dosen Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini PAUD, yang menggunakan metode peer-teaching dalam ujian akhir semester UAS mata kuliah Bahasa Inggris.

Dalam metode peer-teaching ini, setiap mahasiswa dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari lima orang. Masing-masing mahasiswa di dalam kelompok tersebut diberi tugas untuk mempersiapkan dan mengajar materi tertentu kepada rekan-rekannya di kelompok yang sama. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap materi yang diajarkan, serta mengembangkan keterampilan komunikasi dan kerjasama mereka.

Menurut Ibu Rosyi, metode ini memberikan manfaat ganda. “Dengan mengajar teman-temannya sendiri, mahasiswa akan lebih mendalami materi yang mereka sampaikan. Selain itu, mereka juga belajar untuk bekerja sama dalam tim dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum,” jelas Ibu Rosyi. “Pendekatan ini tidak hanya membantu mahasiswa menguasai teori Bahasa Inggris, tetapi juga meningkatkan keterampilan praktis yang penting dalam kehidupan nyata.”

Respons dari para mahasiswa sangat positif. Mereka merasa bahwa metode peer-teaching memberikan mereka kesempatan untuk lebih aktif terlibat dalam proses belajar mengajar. Salah satu mahasiswa, menyatakan, “Metode ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar dari dosen, tetapi juga dari teman-teman kami. Ini membuat kami lebih memahami materi dan meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum.”

Departemen PAUD mengapresiasi baik inisiatif Ibu Rosyi. Mereka melihat pendekatan ini sebagai inovasi yang dapat diterapkan dalam berbagai mata kuliah lain untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Dengan mengimplementasikan metode peer-teaching, Ibu Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas, M.Pd, telah membuktikan bahwa pendekatan kreatif dalam pembelajaran dapat membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan bermakna. Langkah ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memperkuat reputasi Universitas Negeri Malang sebagai institusi pendidikan yang terus berinovasi demi kepentingan mahasiswanya.